Selasa, 25 Desember 2012

Plesetan kata-kata bijakkkkkkaakaaaak

Plesetan kata-kata bijakkkkkkaakaaaak


Masa Depan Tergantung pada Impian kamu. Maka Pergilah Tidur saja Sekarang! $__$ #TweetsPlesetan

Wanita Cantik bukan menjadi jaminan Kehidupan kita Menyenangkan. Apalagi yang Jelek -___- #TweetsPlesetan

Buat Cewek2 kalo cari Cowok itu liat dari HATI nya, HArta dan properTI $_$ #TweetsPlesetan

Pernikahan Berakhir Ketika Istri butuh Perhatian lebih besar, Suami justru sibuk membesarkan Alat Vitalnya -___- #TweetsPlesetan

Bila anda Gagal hari ini, jangan pernah Menyerah. Ulangi terus Kegagalan anda sampai Boss anda Menyerah •___•#TweetsPlesetan

Malu Bertanya, Sesat di Jalan. Banyak Bertanya, dikira Wartawan ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Jangan pernah Menyerah…. Benturkanlah Kepala anda di Tembok atau Batu, maka akan Keluar Duit •___• #TweetsPlesetan

Tak ada Pekerjaan yg Berat. Pekerjaan Seberat apapun akan terasa Ringan apabila tidak Dikerjakan ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Orang Bijak taat pajak, orang Jahat makan pajak , orang Gila engga di ajak ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Gajah mati meninggalkan Gading. Harimau mati meninggalkan Belang. Manusia mati meninggalkan Utang Kartu Kredit •___•#TweetsPlesetan

Bersatu kita Teguh, Bertiga kita Selingkuh ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Cantik itu RELEVAN , Jelek itu ABSOLUT ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Kencan Pertama Malu-malu, Cinta Pertama gak bakal Lupa. Ciuman Pertama asik sekali, Patah Hati pertama rasanya mau MATI •__•#TweetsPlesetan

Mulailah dari yang Kecil….karena semua yang Besar dulunya juga Kecil -___- #MikirKeras #TweetsPlesetan

Air Beriak, Tanda Tak Dalam. Dia Teriak, Tanda Terlalu Dalam (^_^) #TweetsPlesetan

Untuk Bercinta, Wanita Butuh Alasan. Pria Butuh Alas... (?) ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Satu tambah satu sama dengan dua.. mau gak mau lo Jadian sama gua... •___• #TweetsPlesetan

Seorang Ayah & Anaknya Tewas Akibat Tersambar Petir. Kini Polisi Sdg Berusaha Utuk Mengejar Petir tsb ┒(ˇ_ˇ)┎ #KabarPlesetan #TweetsPlesetan

Uang bukan segalanya. Masih ada Mastercard dan Visa -___- #TweetsPlesetan

Kita seharusnya menyukai Binatang. Mereka rasanya lezat \(^n^)/ #TweetsPlesetan

Hematlah Air. Mandilah di bawah Shower bersama Kekasih kita #TweetsPlesetan

Cinta itu Photogenic. Dia memerlukan tempat Gelap untuk Berkembang *__* #TweetsPlesetan

Jika Modal Usaha anda habis untuk aktivitas usaha anda, setor terus modal anda sekalipun tidak mendatangkan hasil •___• #TweetsPlesetan

Orang Bijaksana Tidak Menikah. Setelah Menikah mereka menjadi Bijak sana dan Bijak sini ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Berlatih membuat kita menjadi Sempurna, tapi tidak ada Manusia yang Sempurna, jadi buat apa kita susah payah Berlatih? •___• #TweetsPlesetan

Kegagalan adalah Keberhasilan yang tertunda jadi Kebohongan adalah kejujuran yang tertunda ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Jika hidup ini mudah, kamu tak akan mikir tiap Malam berusaha mencari tahu mengapa kamu masih Jomblo hingga saat ini ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Ketika org yg pernah Menyakitimu disakiti oleh org lain, jgn Menertawakannya. Tersenyum & berkata, “Kasiaan!” •___• #TweetsPlesetan

Tak semua pria itu BRENGSEK. Percayalah, ada pria yg baik di setiap sudut BUMI ini, tapi masalahnya bumi ini BULAT -___- #TweetsPlesetan

Ketika kamu akan ditinggalkan Cowokmu, pegang Tangannya, tatap Matanya, dan katakan “AKU HAMIL!” ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Jika dia cukup kuat tunjukin bahwa dia tak peduli, kamu harus cukup pintar nyariin Dukun buat Jampi-jampi -___- #TweetsPlesetan

Ketika kamu merasa cobaan hidupmu terlalu berat, itu krn Tuhan tau kamu bisa mengatasinya. Kalo msh berat jg, DIET dong ah! #TweetsPlesetan

Dalam setiap masalah selalu ada AKAR tuk solusinya. Jika kamu blm temukan juga, jangan cepat putus asa! Terus GALI ampe TUA #TweetsPlesetan

1X Terjatuh, Bangkitlah! 2X Terjatuh, Tegarlah! 3X Terjatuh, Makanya Jalan tuh liat2, Pakai Mata! ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Ketika sukses, teman2mu akan lihat siapa sebenarnya kamu. Ketika jatuh, kamu akan lihat siapa saja temanmu yg menertawakanmu #TweetsPlesetan

Ktika kamu menunggu seseorang sejenak = KEBUTUHAN, menunggu lama = KEPERCAYAAN, menunggu meski tahu dia tak datang itu TOLOL #TweetsPlesetan

Ketika ada yg Menghinamu, jgn dibalas dgn hinaan, tapi Tersenyumlah sambil Mengacungkan Jari Tengah ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Hujan2 begini paling enak yang anget2, Makan Kayu Bakar misalnya •___• #TweetsPlesetan

Ketika Kmu Sdh Belajar utk Setia, Tetapi Slalu Dikhianatinya. Maka Hikmah yg dpt diambil adlh "Jangan Pernah Setia" ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Sebenarnya Cewek Cantik itu Sexy, Iyaa! Sexy Keuangan... ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Uang Bukanlah Segalanya, Karena Segalanya Punya Gua!!! •___• #TweetsPlesetan

Sungguh aku malu tuk Menyapanya! Karena aku masih mempunyai Hutang dengannya -___- #TweetsPlesetan

Bagai Air di Daun Talas, kurang kerjaan banget ngamatin Air di Dedaunan ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Jauh di Mata, Dekat di Hati, Boros di Pulsa •___• #UhukLDR #TweetsPlesetan

Surga Anak ada di Telapak Kaki Ibu, Surga Bapak ada di antara Kaki Ibu \(^n^)/ #MikirKeras #TweetsPlesetan

Setinggi-tingginya Bangau terbang, akhirnya jadi Kecap juga •___• #KorbanIklan #TweetsPlesetan

Bersatu kita Teguh, Bercerai kita masuk Infotainment (Moto Selebritis) •___• #TweetsPlesetan

Tak kenal maka tak Sayang, mau Kenalan digampar Pacar \(^n^)/ #TweetsPlesetan

Dimana ada Jalan, disitu pasti banyak Kendaraan •___• #TweetsPlesetan

Keadilan itu Buta. Pantesan ajah sidang Gayus gak Kelar-kelar. Orangnya pada Buta semua seeh -___- #TweetsPlesetan

Rajin Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya, maka orang Kaya pada Hemat alias Pelit. Duitnya dikumpulin melulu seeh! ( '-') #TweetsPlesetan

Cinta Sejati itu Cinta yang tak butuh alasan. Bego ajah Mencintai gak punya alasan #TweetsPlesetan

Cinta itu Buta, Buta itu Gelap, Gelap asik, jadi kalo Bercinta dalam Gelap ajah, lebih asik -___- #TweetsPlesetan

Bljar jd Pinter. Pinter jd Sukses. Sukses jd Kaya. Kaya jd Smbong. Smbong di benci oleh Tuhan. MAKANYA KITA GA USAH BELAJAR! #TweetsPlesetan

Cwe cantik itu ga selalu lihat Cwo dr tampang nya, melainkan dari kePRIBADIAN nya. Mobil PRIBADI, Vila PRIBADI, Atm PRIBADI #TweetsPlesetan

Single itu Prinsip, Jomblo itu Nasib ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Rajin Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya, yang Enak-enak Pangkal Paha, rame-rame Pangkalan Ojek •___• #TweetsPlesetan

Apapun yg Terjadi, slalu jd Dirimu Sendiri. Kecuali Dirimu Menyedihkan sekali, kmu Boleh Berusaha Menjadi Diriku ini ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Jika kamu Cinta dia, biarkan dia Pergi. Jika dia Kembali, dia Milikmu selamanya. Jika Tidak, Please jangan GALAU tiap hari #TweetsPlesetan

Jangan pernah Menyerah, jangan lupa Berdoa, tapi Please jangan pas ada Maunya Doang!!! ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Jangan pernah Menyerah jika kamu masih ingin Mencoba. Setiap Masalah pasti ada Solusinya... WANI PIRO? ┒(ˇ_ˇ)┎#TweetsPlesetan

Percuma ngingetin Pacar tuk Makan, yang Kenyang juga cuma dia -___- #Oops #TweetsPlesetan

Percuma LDR Kalau 'Gaak punya Selingkuhan •___• #Oops #TweetsPlesetan

Hormatilah Wanita, niscaya engkau akan diberikan Kehormatannya ┒(ˇ_ˇ)┎ #TweetsPlesetan

Time Is Money itu benar-benar berlaku kalo kita lagi di Dalam Taksi yang Kejebak Macet \(^n^)/ #TweetsPlesetan

NB: Janganlah Engkau MERESAPI Plesetan Kata-kata Ini. Karena MERES Handuk Saja Susah. Apalagi MERES SAPI (ʃ⌣ƪ)

Masih ingatkah koleksi dan permainan ini?



 Koleksi dan permainan abad 20



1. Yosan



Entah mana perusahaan yang memproduksi permen Yosan, yang jelas dengan memberikan iming iming hadiah 10.000 rupiah( kira kira uang 100.000 sekarang) tidak ada yang mengabaikan kesempatan mengoleksi semua huruf yang tertera di bungkusnya untuk membentuk kata yosan.

Ide untuk memberikan hadiah bagi pelanggan yang setia sebenarnya merupakan ide bagus kecuali jika tidak ada cara bagi pelanggan untuk mendapatkan hadiahnya. Dalam kasus ini permen yosan sepertinya tidak pernah mencetak huruf n jadi ”pelanggan setia” ini tidak pernah dapat hadiah yang ditawarkan (soalny ane gk pernah dapet huruf "N" gan ato agan2 ad yg prnah dapet yah ?? ).
tpi setelah ane baca2 komment agan2 ternyata ada loh yg dapet huruf "N" serta masih ad pabrik yg buatny





2. Tajos 






Mainan ini berupa disk kecil yang bergambar tokoh kartun. Awalnya, Tazos adalah hadiah dari makanan kecil. Bentuk Tazos sendiri sebenarnya bermacam-macam, mulai dari lingkaran, segi delapan, sampai lingkaran bergerigi (bentuk inilah yang paling terkenal di Indonesia). dlo seh ane maen ama temen2 SD dilempar ato di tos gitu..



 3. Gimbot




Sebelum sewa PS mulai menjamur pada tahun 2.000 an, pada tahun 90an kita bisa sewa gimbot yang merupakan alternatif murah dari dingdong. Cara menyewakannya unik karena setiap gimbot selalu ditali tampar dan ujungnya dipegang oleh abangnya. Tatkala waktu sudah habis atau game sudah tamat tali tersebut ditarik oleh abangnya, jika belum puas kadang teman teman yang berbadan besar selalu menang tarik tarikan khususnya kalau abangnya kerempeng.

Game game yang ditawarkan biasanya berjenis shooting / arcade yang jelas kapan selesai levelnya, kadang karena ingin main lebih lama kita menempatkan tangan ke speaker gimbot untuk memperkecil bunyi tamatnya. Penyewaan gimbot ini mulai tergeser saat mulai muncul rental playstation di sekitar sekolah.



4. Balap tamia



 Siapa sih yang tidak kenal tamiya ? mobil mobilan dengan menggunakan dinamo ini adalah salah satu mainan favorit pada tahun 90an. Popularitas Tamiya yang memuncak pada saat itu juga didukung dengan adanya penayangan serial televisi yankuro oleh stasiun televisi pemerintah. Salah satu asyiknya bermain tamiya adalah pada saat merangkainya, karena cukup kompleks kadang melibatkan ayah / kakak sehingga bisa jadi aktivitas bersama keluarga yang menyenangkan. Walaupun ini hobi tahun 90 an sekarang Tamiya sendiri sedikit banyak masih eksis dengan masih tersedianya track tamiya besar di beberapa Mal di Jakarta dan Surabaya.

Walaupun nama Tamiya cukup terkenal, tamiya sendiri sendiri sebenarnya bukanlah nama produk namun nama brand dari pembuat mobil mobilan tersebut. Tamiya bermerk tamiya sekarang rasanya sudah hampir punah dengan banyaknya mainan buatan cina yang harganya 1/10 nya.



5. Gambar 




Salah satu bisnis ikutan dari serial televisi adalah kartu permainan, pada tahun 90an kartu yang populer diantaranya adalah dragon ball, kartu basket, kartu baja hitam/masked rider dan kartu pokemon. Kartu kartu ini tidak hanya ditujukan untuk dikoleksi tapi seringkali juga bisa dipermainkan sebagai trading card game atau jenis permainan lainnya. Hobi mengkoleksi kartu ini sampai sekarang masih berlanjut, tergantung apa saja yang tren masa sekarang.

Baru baru ini ane bahkan menemukan beberapa koleksi kartunya yang lama tersimpan di rak lemari lama, salah satu kartu dragon ball ada adalah Mr Satan dengan power level 8000, hayooo siapa diantara agan2 yang punya kartu ini ?



Es sruk






Jago-jagoan



Gulali



Tamagochi



dannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn!!!
 tentu saja .
Nama orang tua?





Ini adalah kebiasaan yang paling menyebalkan sekaligus lucu pada tahun 90an, entah siapa yang memulai dan menjadikan hal ini tren yang jelas pada saat itu salah cara menggoda yang paling dibenci adalah menyebut nama orang tua (biasanya ayah). Korban paling apes dengan kebiasaan ini adalah kita kita yang mempunyai nama ayah lucu atau kata yang populer, contohnya adalah salah satu rekan ane yang mempunyai ayah bernama pak baru, bisa dibayangkan betapa riuh rendahnya kelas pada saat guru menyebut kata baru pada saat mengajar.

Saking parahnya kebiasaan ini, kadang ada beberapa teman yang justru dikenal dengan sebutan nama orang tuanya da

Senin, 24 Desember 2012

Carpon Sunda "Kareteg Hate"



"Kereteg Hate"

Cahaya bentang pating gurilap, bulan imut ngagelenyu ninggali kuring keur diuk di jandela kamar bari ngainghak ceurik, angina ngahiliwir karasa tiis, peuting ieu bet meuni asa endah katempona, tapi kunaon hate kuring bet meuni asa ripuh, rasa kaambek geus pinuh na ubun-ubun, kuring hayang ngambek tapi teu bisa, meureun kusabab kuring awewe jadi naluri kuring leuwih gede tibatan rasa amarah. Sarebu tanya minuhan pikiran kuring, naha bet ibu sareng bapa jadi teu ngawidian kuring ngilu pasanggiri eta, teu pira ngan saukur nulis jeung mikir, asa ku araraneh. Leuheung lamun diulahkeunnana the mun  kuring ngilu pasanggiri model anu gutak gitek di catwalk, kuring ge rada kaharti mun kitu mah, mung ieu mah aduh… ah pararusing, dug sek kuring ngarungkup dina simut.

Kongkorongooook….
Tok,tok,tok….    

“Teh gugah atos siang” kadenge sora indung  kuring ngagero bari ngetrokan panto, kuring ngaleret  kana jam, “Aduh jam 05.00” kuring reuwas, henteu bisaana kuring hudang sabeurang kieu kuring nangtung tur muka panto bari wegah mun kuring  keur teu solat jeung sakola mah mereun kuring moal kaluar ti kamar sapopoe, arek jadi nyi komar we ha,ha. Kuring kaluar ti kamar tungkul bari jamedud, “Cu, kunaon bageur meuni jamedud kitu?” pok bapa kuring nanya, kuring ngan saukur imut ngagelenyu bari wegah, “Neng geulis, ibu mah teu ngawidian teh lain ulah tapi ibu nyaah sieun Neng kunanaon, apan Neng teh anak nu dipika deudeuh ku ibu sareng bapa jadi mataksieun lamun aya nanaon mangkaning Jogjakarta teh lain tempat anu deukeut”. Indung kuring ngadeukeutan bari ramisak ceurik, hal anu teu bisa ku kuring ditempo teh nyaeta nempo ibu jeung bapa kuring ngaluarkeun cimata. Kuring nangkeup indung kuring tur pok ngomong “Ibu, Neng moal ngiring upami ibu sareng bapa teu ngawidian mah, hampura Neng tos salah paham ka ibu sareng bapa”. Kuring ngilu ceurik nginghak “Jung cu, jung bapa sareng ibu ngawidian demi kasuksesan Neng, doa ibu sareng bapa aya dina tiap langkah Neng”. Kuring bingah, kuring jangji moal ngecewakeun ibu sareng bapa, kuring pasti berjuang.
* *  *
         
Braaaak… kadenge aya nu ngebragkeun meja “Nisaaaaa….kerjakeun soal dihareup, ngalamun wae” kuring reuwas, katempo dosen kuring geus nangtung hareupeun kuring bari melak cangkeng, kuring karek nyadar yen tadi kuring keur ulin ka hayalan jaman baheula basa kuring SMA, ayeuna kuring geus jadi panulis, 3 novel jeung 1 kumpulan carpon kuring geus di publikasikeun jeung meunang respon anu alus ti masarakat. Kuring Annisa, umur kuring ayeuna 20 taun, kuring kuliah di salah sahiji universitas di kota Bandung jurusan Sastra jeung Bahasa semester 4. “Nisaaa hayoh kahareup cicing wae !” dosen kuring ngambek, kuring buru-buru ngajawab bari tungkul sieun “Tapi pa, kuring teu acan paham” ayeuna dosen kuring ngaleret ka sakabeh murid nu aya di kelas “Sok, saha anu arek ngabantuan Nisa ngerjakeun soal di hareup?” tantang dosen eta, jep sakabeh murid jempling “Kuring Pa” ceuk hiji sora ti tukang, kuring ngaleret ka tukang wahh… saha eta  anu arek ngabela kuring, aya rasa atoh dina hate kuring sabab kuring aya nu ngabela. Sangges kajadian eta kuring jadi deukeut jeung jalma anu ngabelaan kuring kamari, jalma eta teh ngarana Sam, bisaa di sebut kitu tapi ngaran aslina mah Samuel cenah.

          Jadwal kuliah geus beres, kuring buru-buru rek balik tapi pas rek kaluar gerbang kampus, breeeetttt,, hujan gede jadi kapaksa kuring ngiuhan heula, muga we hujanna sakeudueng, “Nisa…” kuring reuwas, aya anu nepak taktak kuring, “Eh” kuring ngereret “Ah, Sam geuning, aya naon?” kuring bingung nempo manehna aya didieu oge, “Gak apa-apa ko Sa he,he” manehna imut, aduh meuni lucu katinggalina, aduh kuring mikir naon sih, entong kitu Nisa hayoh istigfar. Sam lain asli urang Sunda, manehna katurunan Tionghoa jadi teu aneh lamun panonna rada sipit tur kulitna bodas, manehna can rada bentes ngomong sunda jadi bahasana sakapeung campuran, Indonesia jeung sunda. Kadenge sora adan ngumandang kuring niat arek solat heula bari nungguan hujan, “Eh Sam, punten Nisa bade awoh ashar heula nya ka masjid” kuring ngaleos ninggalkeun Sam anu katempona rada bingung ngartikeun omongan kuring bieu.

Di mesjid kampus
“Assalamualaikum wr.wb” astagfirullah, kuring ngajenghak reuwas pas salam kadua tanda beres solat pameunteu kuring pasangrok jeung pameunteuna Sam, aduh ti iraha budak ieu di dieu, ;’Haaah, Sam ngareureuwas” kuring ngagebug leungeunna “Sam terang timana Nisa aya di dieu? aduh make kadieu sih ieu budak pan ieu mah tempat khusus akhwat” kuring ngomong bari nyiwit pipina “Aduh Nisa sakit” ceuk manehna bari ngusap pipina nau di ciwit bieu ku kuring, kuring ngan bisa seuseurian nempo manehna nyerieun, ha,ha.. “Nisaa kamu lagi apa tadi? Ko pake baju putih kaya pocong aja, hi,hi” manehna nanya bari ngeleg “Ih Sam, (kuring jamedud) tadi kuring solat, solat teh ibadah anu wajib di laksanakeun ku sakabeh umat muslim, kin cerita lengkepna di jalan we nya isin di dieu mah seueur jalmi” kuring jeung Sam tuluy indit kaluar. Loba pisan pertanyaan anu di ajukeun ku manehna ka kuring soal agama, kuring malum da kuring jeung manehna mah beda agama, agama manehna mah keristen.

          Lila beuki lila kuring jadi deukeut jeung manehna, aya rasa anu beda dina hate Lmun kuring ninggali raray na, kuring bingung rasa naon eta, nu jelas rasa ieu hoyang pisan lamun nempo manehna bagja. Kuring leumpang ka kelas bari ngabogaan rasa bagja, sabab rek papanggih jeung pujaan hate anu dipikaheman geus saminggu kuring teu papanggih jeung manehna, sugan we poe ieu mah aya. Satepina di kelas, kuring lurat-leret ka sakuriling kelas tapi teu katempo anu di tutungguan teh, ah meureun can datang hate kuring ngabatin. Bet aya rasa karingrang ngarungkupan. Kaluar ti kelas, kuring buru-buru ka kost an, jarak ti tempat kuliah ka kost an kuring teh deukeut. Jadi, bisa kalampah ngan saukur ku leumpang. Rencana na ti kost an kuring rek neang Sam ka imah na, sieun aya kajadian nu teu dipikahayang nimpa ka manehna, das sms kuring teu di bales, telepon oge teu di angkat.

          Tok,tok,tok…“Punten” kuring ngetrok panto bari ngagero, kadenge panto dibuka “Iya, eh ini Neng Nisa ya? mari masuk” ceuk nu muka panto ramah, haaaah kuring reuwas, naha anjeunna nyaho yen kuring teh Nisa apan kuring  teu  acan pernah kadie, nyaho imahna ge  karek bieu ti babaturan kuring. “Oh muhun” kuring ngan saukur bisa imut tapi hate mah ringrang maratan langit, tuluy kuring asup bari olohok waah.. bener ieu teh imah Sam aduh gede pisan subhanallah kawas istana, “Neng Nisa silahkan duduk, sebentar bibi panggilkan dulu ibunya” oh jadi eta pembantuna, tapi dangdananna keren kos lain pembantu, tuluy pembantu eta indit. Teu kungsi lila, “Assalamualaikum” katinggali aya awewe saumuran indung kuring nangtung di hareupeun kuring “Waalaikumsalam” buru-buru kuring ngajawab “Oh ini Nisa ya? Samuel sering cerita tentang Nisa, katanya Nisa baik,cantik, keliatannya Sam sayang sekali sama Nisa, kalau Nisa gimana sama Sam?” kuring reuwas maratan langit, ieu indungna Sam? Haah.. naha make kerudung apan keluargana Sam agamana keristen, kuring masih keneh bingung tur ngajawab “Muhun ibu, Nis age nyaah (jawab kuring bari lingsem) ehm, punten ibu upami Sam kamana atos 7 dinten teu lebet ka kuliah?” ngadenge pertanyaan eta indungna Sam cicing, wah aya naon ieu kuring sieun,rasa ringrang balik ngarungkupan kuring, aya naon? Sarebu tanya jeung kasieun minuhan pikiran kuring. “Nisa ayo ikut ibu, ada sesuatu yang mau ibu tunjukkan tapi ibu gak bisa bilang sekarang” indung Sam langsung nangkeup kuring, kuring teu ngarti naon maksudna tuluy indungna pok ngomong “Terimakasih ya sayang” cimata langsung ngucur ti mata indung Sam. Sam? kamana anjeun?

          Sapaparat jalan kuring ngan bisa tungkul sabari maca kalimah kalimah zikir, sakapeung indungna Sam nyekel leungeun kuring tanda nenangkeun. “Nisa kita sudah sampai” kuring beunta tuluy luak lieuk kasakuriling tempat eta, naha indung Sam ngajak kuring ka pasantren kieu, kuring leumpang nuturkeun indungna Sam, indungna Sam ngetrok ka hiji panto, bray panto eta di buka, kuring olohok kasengsem “Sam” bener anu diuk eta Sam? subhanallah kasep pisan, manehna make gamis jeung peci bodas meuni rapih katinggalna, “Nisa” indungna Sam ngagupayan ngajak diuk ka kuring tuluy indungna Sam nyaritakeun naha Sam bet aya di dieu, manehna jeung kulawargana ayeuna geus islam, subhanallah kuring bingah kabina bina, saurna Sam berubah gara-gara kuring, Sam nyaah pisan ka kuring, kulawargana ge teu nentang basa Sam mutuskeun rek asup islam malah kulawargana ngilu asup islam.

          Di taman kawasan pasantren eta kuring leuleumpangan jeung Sam, aduh kuring teu kiceup kiceup nempo dirina subhanallah sababaraha kali kuring ngucap kalimah eta (aduh kuring meuni sungguh terlalu ha,ha) di tengah tengan jalan Sam  ngeureunkeun leumpangna tuluy malik neteup kuring, kuring asa risih di kitukeun ku manehna “Nisa ayeuna urang tos saagama, Nisa hoyong teu jadi bidadari anu maturan hirup Sam salilana dunia sarta aherat?” kuring lingsem tanda satuju.